Manajemen Kemitraan dan Kolaborasi Dalam Industri Seni Pertunjukan
Keywords:
pengabdian kepada masyarakat; pemberdayaan komunitas; branding; media digital; peningkatan kapasitasAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini berangkat dari kesenjangan kapasitas komunitas lokal dalam membangun branding dan mengoptimalkan media digital sebagai instrumen strategis pengembangan aktivitas dan daya saing komunitas. Di tengah akselerasi transformasi digital, keterbatasan literasi branding dan pemasaran digital berpotensi menghambat keberlanjutan komunitas. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di wilayah Banjarmasin dengan tujuan memperkuat pemahaman konseptual dan keterampilan praktis peserta dalam pengelolaan identitas merek dan komunikasi pemasaran digital. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan interaktif, diskusi terarah, dan tanya jawab. Proses evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap urgensi branding, konsistensi pesan, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi strategis. Selain itu, peserta menunjukkan kesiapan adaptif dalam mengimplementasikan strategi yang diperoleh. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi pengabdian berbasis peningkatan kapasitas dan pendekatan kontekstual memiliki peran penting dalam mendorong penguatan dan keberlanjutan komunitas di era digital.
References
Murtini, M., Listyawati, I. H., & Prasetyanto, W. E. (2020). Efektivitas iklan di YouTube dan komunitas merek serta pengaruhnya terhadap keputusan pembelian. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi, 10(2), 107–121.
Kannan, P. K., & Li, H. (2017). Digital marketing: A framework, review and research agenda. International Journal of Research in Marketing, 34(1), 22–45. https://doi.org/10.1016/j.ijresmar.2016.11.006
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. Wiley.
Eade, D. (2016). Capacity building: Who builds whose capacity? Oxfam GB.
Mansuri, G., & Rao, V. (2019). Localizing development: Does participation work? World Bank Publications.
https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1322-8
Pratiwi, N., & Murtini, M. (2021). Pelatihan peningkatan kecakapan berbahasa Inggris untuk siswa sekolah menengah kejuruan. Abdimas STIBSA, 1(1), 25–31.




